Aku terburu-buru berlari ke arah gerbang sekolah, aku harus cepat-cepat ke rumah sakit. Bukan karena aku sedang sakit. Tapi aku harus bertemu dengan kekasihku. Iya, dia seorang dokter, tapi masih baru. Awal pertemuan kami adalah pada saat aku harus menjenguk pamanku yang sakit disana. Kami jadi semakin dekat sejak aku pun pernah dirawat beberapa hari disana, karena kecelakaan kecil.